Keberhasilan pemijahan ikan mas sangat ditentukan oleh kualitas induk yang dipilih. Induk yang matang gonad, sehat, dan bebas penyakit akan menghasilkan telur berkualitas tinggi dengan tingkat penetasan di atas 80 persen. Sebaliknya, induk asal-asalan membuat proses pemijahan berulang, larva lemah, dan kerugian waktu serta pakan.

Kriteria Fisik Induk Siap Pijah

Induk betina siap pijah umumnya berumur 1,5-2 tahun dengan bobot minimal 1,5 kg, sedangkan jantan 1-1,5 tahun dengan bobot 0,8-1 kg. Periksa ciri berikut sebelum memijah:

  • Perut betina membuncit simetris, lunak bila ditekan halus, dan lubang genital membengkak serta kemerahan.
  • Jantan mengeluarkan cairan sperma putih kental saat perut bagian bawah diurut perlahan ke arah lubang genital.
  • Sisik tersusun rapi, tidak ada luka, sirip punggung tegak, dan mata bening tidak berkabut.
  • Gerakan lincah, tidak menggantung di permukaan, dan responsif saat diberi pakan.

Pemeriksaan Kematangan Gonad

Secara manual

Lakukan pengecekan pada pagi hari saat suhu air 26-28 derajat Celsius. Betina dengan telur matang akan mengeluarkan 3-8 butir telur berwarna kekuningan saat lubang genital dipijat lembut. Jantan yang siap memijah mengeluarkan sperma dengan volume 0,5-1 ml per ekor. Rasio jantan dan betina yang ideal adalah 2:1 hingga 3:1 untuk menjamin pembuahan merata.

Dukungan kualitas air

Sebelum memijah, karantina induk selama 3-5 hari di kolam bersih dengan aerasi cukup, pH 6,8-7,5, dan suhu 25-28 derajat Celsius. Puasakan atau beri pakan protein tinggi 28-32 persen sebanyak 2 persen bobot tubuh per hari, dua kali sehari.

Kesalahan yang Harus Dihindari

  • Memakai induk berumur lebih dari 3 tahun karena kualitas telur menurun dan persentase penetasan rendah.
  • Memijahkan induk yang baru dipindahkan dari kolam berlumpur tanpa karantina, sehingga telur rentan jamur Saprolegnia.
  • Menekan perut terlalu keras saat pengecekan, yang dapat merusak ovarium dan membuat induk mati setelah memijah.
  • Mencampur induk dari kolam berbeda tanpa seleksi penyakit, khususnya ektoparasit seperti Trichodina dan Argulus.

Seleksi induk bukan pekerjaan sekali jadi. Cek kematangan gonad setiap 3-4 hari, catat bobot, dan pisahkan induk yang belum siap agar tidak mengganggu proses pemijahan. Dengan memilih induk sehat berbobot minimal 1,5 kg untuk betina dan 0,8 kg untuk jantan, memberi pakan 28-32 persen protein, serta menjaga suhu 26-28 derajat Celsius, tingkat penetasan telur dapat mencapai 80-90 persen. Kualitas induk hari ini menentukan kualitas benih dan keuntungan panen berikutnya.